Pantas Indra Kenz Punya Kekayaan di Kripto Hingga Rp 35 Miliar! Segini Fantastis Nominal Kerugian Korban Binomo Terbaru

Pantas Indra Kenz Punya Kekayaan di Kripto Hingga Rp 35 Miliar! Segini Fantastis Nominal Kerugian Korban Binomo Terbaru

Beberapa keluarga serta orang terdekat Indra Kenz secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pihak Bareksrim Polri sebelumnya telah melakukan penangkapan kepada pacar Indra Kenz dan adiknya.

Sang adik Indra Kenz kepergok menyembunyikan harta sang kakak dalam bentuk Kripto.

Ketika diselidiki, terdapat harta Indra Kenz sebanyak Rp 35 miliar.

Baru-baru ini pihak kepolisian meng-update nominal kerugian korban.

Pihak Bareskrim Polri mengatakan jika total kerugian capai angka yang cukup fantastis.

Melansir dari Kompas.com, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkapkan perkembangan terbaru kasus dugaan penipuan berkedok trading via binary option platform Binomo dengan tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko menyatakan, sudah ada 118 korban yang diperiksa dalam kasus ini.

"Total kerugian dari 118 korban sebanyak Rp 72.138.093.000," jelas Gatot kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Ia memaparkan telah melakukan pemeriksaan kepada 82 orang.

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 78 orang dan saksi ahli sebanyak 4 orang," kata dia.

Sementara itu, pihak Bareksrim Polri menyatakan telah menyita aset di Indodax milik Inda Kenz.

Aset itu nantinya bakal diproses penyitaan sesuai peraturan yang berlaku.

"Yang di Indodax iya akan kita sita. Akan dilakukan penyitaan sesuai mekanismenya," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Jumat (22/4/2022), dikutip dari Tribunnews.com.

Dijelaskan Whisnu, pihaknya hingga kini masih terus melacak aset lainnya yang berkaitan dengan kasus Binomo. Termasuk dugaan aset yang dilarikan ke luar negeri.

"Untuk yang di luar negeri kita belum dapat," pungkas Whisnu.

Adapun aset akun kripto yang diduga dari hasil kejahatan kasus Binomo itu mencapai Rp35 miliar.

"Tersangka Indra Kesuma membuat akun kripto di Indodax dengan tersangka Nathania Kesuma dan terdapat aset kripto sekitar Rp35.000.000.000 dari tersangka Indra Kesuma," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Kamis (21/4/2022).

Pada kasus penipuan Binomo ini sudah ada 7 orang yang ditetapkan jadi tersangka.

Para tersangka itu adalah Indra Kenz, Brian Edgar Nababan selaku Development Manager Binomo, Wiky Mandara Nurhalim selaku admin dari Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama selaku guru trading Indra Kenz sekaligus mitra aplikasi Binomo.

Vanessa Khong yang merupakan pacar Indra Kenz, ayah Vanessa yang bernama Rudiyanto Pei, serta adik Indra Kenz yaitu Nathania Kesuma.

Pihak Bareksrim Polri juga menyita sejumlah barang bukti dari para tersangka, di antaranya dokumen dan alat bukti elektronik, kemudian dua unit mobil mewah merek Tesla dan Ferrari.

Penyidik juga menyita tiga rumah di Deli Serdang, Sumatera Utara; sebidang tanah dan bangunan di Tangerang; 12 jam tangan mewah; dan uang tunai Rp1,63 miliar.

Hingga saat ini, penyidik terus melakukan pengembangan penyidikan kasus tersebtu, serta akan melakukan asset tracing para tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *