Korban Binomo Akan Demo, Polisi Jawab Proses Hukum Tidak Bisa Diintervensi

Korban Binomo Akan Demo, Polisi Jawab Proses Hukum Tidak Bisa Diintervensi

Brigjen Whisnu mengatakan proses penyidikan pun sesuai dengan aturan yang berlaku

Korban Binomo Akan Demo, Polisi Jawab Proses Hukum Tidak Bisa Diintervensi

Binomo (Binomo)

AKURAT.CO, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan memastikan penyidik akan bekerja profesional dan independen menyelesaikan berbagai kasus termasuk penipuan investasi Binomo, tanpa bisa diintervensi oleh pelapor maupun terlapor.

Hal itu ia sampaikan menanggapi rencana demonstrasi yang digelar korban dugaan kasus penipuan trading binary option Binomo.

"Dalam proses penyidikan, para penyidik tidak dapat diintervensi baik oleh pelapor maupun terlapor," ujar Whisnu saat dikonfirmasi, Senin (20/2/2022).

baca juga:
  • Pakar: Kasus Investasi Bodong Lebih Cocok Ditangani Hukum Perdata bukan Pidana
  • Kasus Binary Option Binomo Dinaikkan ke Tahap Penyidikan
  • Bareskrim Polri Periksa Belasan Saksi Kasus Penipuan Binomo

Lebih lanjut ia mengatakan proses penyidikan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Dalam melaksanakan tugas, penyidik harus bekerja berdasarkan KUHAP dan Perkap Kapolri tentang administrasi penyidikan. Jadi, penyidik harus independen, profesional, dan akuntabel, serta mempunyai mekanisme dan rencana penyidikan yang sudah ditentukan," kata Whisnu.

Untuk diketahui, sejumlah korban penipuan Binomo akan menggelar aksi demo di depan Mabes Polri buntut mangkirnya Indra Kusuma atau Indra Kenz dari pemeriksaan.

Dalam kasus ini, Bareskrim telah menaikkan status ke tahap penyidikan.

Hal tersebut didasarkan atas adanya dugaan unsur pidana judi online dan/atau penyebaran berita bohong atau hoaks melalui media elektronik dan/atau penipuan perbuatan curang dan/atau tindak pidana pencucian uang dalam hasil gelar perkara.

“Penyidik menemukan peristiwa pidana dan penyidik telah meningkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan,” kata Ramadhan dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (18/2/2022).

Gelar perkara kasus Binomo dilakukan Bareskrim Polri pada Jumat (18/2/2022) yang dipimpin oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Eknomi Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri.

Dugaan tindak pidana yang ditemukan dalam gelar perkara juga seperti dengan laporan polisi nomor LP/B/0058/II/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 3 Februari 2022.

Dugaan itu merujuk Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 27 ayat 2 dan/atau atau 45 ayat 1 jo pasal 28 ayat 1 Undang-undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Lalu, Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10 UU 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberatasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Serta, Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP.

"Dugaan terhadap tindak pidana judi online atau penyebaran berita bohong atau hoaks melalui media elektronik dan atau penipuan perbuatan curang dan/atau tindak pidana pencucian uang," jelas Ramadhan.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *