Apakah Broker Forex Mengejar Stop Loss Anda?

Apakah Broker Forex Mengejar Stop Loss Anda?

Selama bertahun-tahun, ada banyak perdebatan mengenai apakah broker Forex ritel ‘mengejar’ Stop Loss Order klien mereka. Untuk alasan tertentu, banyak trader forex berpikir bahwa menolak untuk mengakui adanya praktek Berburu Stop Loss tersebut dan untuk beberapa keuntungan pribadi yang tidak diketahui, dengan sengaja menyesatkan para trader untuk berpikir bahwa itu tidak ada.

Sebenarnya tidak ada manfaat dari berbohong tentang masalah semacam ini (kecuali tentunya anda memiliki dan mengendalikan semua broker ritel forex di dunia).
Sebelum mengevaluasi apakah keseluruhan konsep ini akurat atau tidak, kita perlu mendefinisikan apa yang dimaksud dengan ‘berburu stop loss’ itu atau yang lebih penting, apa yang diyakini oleh kebanyakan trader forex ritel.

Seorang trader forex membuka akun forex dengan broker ritel forex dan memulai trading pada akun tersebut sesuai keinginan mereka di pasar. Tidak dapat dihindari, para trader forex juga akan memasang Stop Loss Order. Ini berarti bahwa jika harga bergerak melawan posisi yang dipasang oleh trader maka broker forex akan menutup trading secara otomatis pada harga dimana trader telah menentukan sebelumnya sebagai titik keluar (Stop Loss) yang sesuai dengan demikian dapat memotong kerugian mereka.

berburu Stop Loss


‘Berburu stop loss’ adalah ketika pasar mendekati Stop Loss Order tanpa benar-benar kena ke titik SL yang ditentukan, tetapi broker memperluas spread atau memanipulasi pergerakan harga untuk memastikan bahwa titik Stop Loss Order yang dibuat oleh si trader kena dan membuat trader merugi. Akibatnya, ini berarti keuntungan bagi broker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *