Polri Buru Aset Indra Kenz dan Binomo di Amerika, Turki, Singapura, dan Inggris

Polri Buru Aset Indra Kenz dan Binomo di Amerika, Turki, Singapura, dan Inggris

Bareskrim Polri kini melakukan kerja sama dengan beberapa kepolisian luar negeri guna melacak siapa yang ada di balik aplikasi trading ilegal Binomo. Ini merupakan bagian dari perburuan aset Indra Kenz.

“Kami ada kerja sama melalui Divhubinter. Sudah kami ajukan melalui P to P, Police to Police juga melalui teman-teman dari PPATK,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan kepada wartawan, Kamis (17/3).

Lebih lanjut, Whisnu menjelaskan, ada beberapa negara yang diajukan untuk kerja sama guna melacak keberadaan Binomo seperti Amerika Serikat, hingga Inggris.

“Ada Amerika, ada Turki, ada Singapura, Inggris,” ungkapnya.

"PPATK punya kerja sama dengan luar negeri," tambahnya.

Saksi terlapor kasus aplikasi Binomo Indra Kesuma atau Indra Kenz berjalan untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri menduga bahwa pemilik aplikasi trading Binomo berada di Indonesia. Hingga saat ini, Polisi bekerja sama dengan PPATK masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap dalam di balik aplikasi tersebut.

"Bahwa kami duga ada di Indonesia. Pemilik ada di Indonesia. Kami masih dalami," kata Whisnu, Kamis (10/3).

Keberadaan Binomo dan Quotex

Bila ditelusuri di situs web Binomo (https://binomo.com) dan Quotex (https://quotex.market/id), kedua platform trading tersebut mencantumkan alamat yang sama yakni di kota Kingstown, negara St. Vincent & Grenadines.

Negara tersebut merupakan negara kecil di Karibia, dan juga dikenal sebagai negara tax haven.

Tapi, alamat yang dicantumkan Quotex di laman Facebook resmi mereka berbeda dengan alamat di situs web. Di laman Facebook-nya, Quotex_io, tertulis mereka beralamat di Kota Victoria, negara Seychelles.

Ilustrasi Binomo. Foto: sdx15/Shutterstock

Negara Seychelles pun adalah negara kecil di tengah Samudera Hindia. Negara ini saking kecilnya tidak terlihat di Google Maps jika tidak di-zoom. Lokasinya 1.800 km ke timur dari pesisir Tanzania, sekitar 1.000 km dari utara Madagaskar.

Di laman Quotex tertulis bahwa perusahaan ini berada di bawah perusahaan naungan perusahaan induk Maxbit LCC. Hampir tidak ada jejak digital yang jelas dari perusahaan induk ini.

Jika dicari di Google, hasil paling atas adalah website maxbitlcc[.]net yang masa berlaku domainnya sudah habis. Bahkan, di LinkedIn, tidak ada yang mendaftarkan Maxbit LCC. Perusahaan ini juga tidak terdaftar CrunchBase, sebuah situs web populer yang mencatat bisnis dan pertumbuhan perusahaan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *